Mudah Dan Benar – 11 Tips Membeli Mobil Bekas Bermesin Diesel

11 Tips Membeli Mobil Bekas Bermesin Diesel

Membeli Mobil Bekas – Dalam hal ini tips membeli mobil bekas bermesin diesel, kira-kira apa saja yang harus kita perhatikan ketika kita akan membeli mobil bekas ?? dalam pembelian barang mahal atau murah, baru atau bekas kita pastinya harus tetap memperhatikan tips-tips agar kita tidak akan menyesal di kemudian harinya.

Dan terutama saat kita akan membeli barang yang harganya diatas Rp 10.000.000, dimana kita harus benar-benar matang dalam mengambil keputusan antara membeli atau tidak membeli. Banyak orang atau sales yang menawarkan beberapa barang yang akan dijual dengan harga yang beraneka ragam, kita sebagai pembeli harus benar-benar jeli dalam memilih produk yang akan kita beli.

Dan pada dasarnya mobil bekas yang bermesin diesel ialah salah satu mobil keras yang memiliki daya kerja baik dan bagus tetapi perawatan yang mudah dan murah, banyak orang yang bilang bahwa mobil yang bermesin diesel ialah mobil untuk badak-badakan.

Sehingga situasi seperti inilah yang membuat mobil bermesin diesel ini yang berada di pasaran mengalami kekurangan dalam hal segi perawatan, karena dengan mesin yang dimilikinya sudah dipastikan bagus.

Dan sebenarnya tidak semua mobil yang ada di pasaran itu kurang perawatan, terutama pada mobil-mobil yang bermesin diesel dulunya hanya dipakai untuk keluarga. Contohnya mobil Isuzu Panther, Toyota Kijang Diesel dan Daihatsu Taft. Tidak hanya melihat dari harga termurah dan kondisi luar yang bagus, tetapi kita harus memperhatikan tips-tips yang lainnya. Maka tips membeli mobil bekas bermesin diesel ialah sebagai berikut:

Dengan Pemeriksaan Pada Mesin Filter

Hal yang paling diutamakan dalam membli mobil bekas yakni membuka bagian kap mobil untuk mengecek mesin tersebut. Kita harus mengecek dengan hati-hati dan teliti karena jika kita hanya melihat sekilas saja kita tidak akan bisa menyimpulkan bahwa mesin tersebut masih baik dan bagus untuk digunakan atau tidak.

Jika kita salah melihat dalam pengecekan mesin mobil maka kita nantinya akan mengalami kerugian dan mengeluarkan biaya perawatan yang sangat besar. Mobil yang memiliki mesin diesel sangat langka sekali.

Kita harus mengontrol dibagian-bagian mesin apakah ada bekas-bekas oli yang masih menetes, kita juga harus mengontrol dibagian manifold yang ada di knalpot apakah basah atau kering, kita harus mengecek selang power steering apakah ada kebocoran atau tidak.

Mengecek kondisi baut-baut yang ada pada mobil masih dalam pemasangan yang rapi atau tidak, kondisi baut juga mempengaruhi kondisi mesin, apabila baut yang ada dalam mobil sudah ada yang cacat maka mesin tersebut telalu sering di bongkar.

Dan sebaliknya apabila kondisi baut masih bagus dan rapi itu artinya mobil tidak terlalu sering dibongkar, sehingga kita sebagai pembeli haru sangat teliti jika ingin membeli suatu kendaraan agar kita tidak akan menyesal di kemudian harinya.

Dengan Mengontrol Oli Mobil

Setelah kita mengecek mesin mobil maka langkah selanjutnya ialah pengecekan oli mesin. Dalam pengecekan oli mesin kita harus memperhatikan jumlah oli berada di garis normal atau kurang normal.

Selain jumlah volume oli kita juga harus mengecek kekentalan oli pada mesin mobil. Jika kita melihat bahwa oli mesin sangat kental maka kita harus lebih teliti karena kekentalan oli bisa jadi trik dari penjual agar suara mobil terdengar halus, seharusnya oli yang berada di ukuran normal memiliki kekentalan yang biasa.

Mengecek Air Radiator

Dan apabila mengecek mobil dalam kondisi dingin atau mobil belum di panaskan maka bukalah tutup air radiator, jika air radiator berwarna keruh ke coklat maka kita bisa menyimpulkan bahwa mobil tersebut kurang perawatan.

Dan sebaliknya jika air radiator yang ada pada mobil berwarna merah atau hijau maka mobil tersebut terawatt. Air radiator ini sangat mempengaruhi jika kita akan memakainya suatu saat nanti.

Dengan Menghidupkan Mesin Mobil

Apabila pengecekan awal sudah benar maka cobalah menghidupkan mesin, hati-hati jika kita mendengarkan bunyi yang janggal tidak seperti bunyi mobil pada umumnya. Mencoba menarik gas sedikit demi sedikit, jika mesin mobil masih bagus maka akan terdengar suara yang memiliki tekanan atau padat dan jika gas dilepas tidak menimbulkan bunyi yang aneh atau mencurigakan.

Memanaskan mesin mobil sambil membuka tutuo oli, jika menimbulkan asap harus waspada karena ada bagian mesin yang mengalami kebocoran kompresi dan kita bisa menyimpulkan bahwa mesin mobil tersebut sudah waktunya turun mesin.

Mengontrol Transmisi, Kolong, Oli Gardan Dan Kaki-Kaki

Nah jika tips-tips di awal sudah diteliti maka berikutnya mengontrol transmisi apa mengalami kebocoran atau tidak, sama hal nya dengan pengecekan oli gardan apakah olinya masih cukup baik atau sudah sedikit atau kering.

Tujuan mengontrol dibagian kolong itu untuk memastikan apakah mobil tersebut sudah mengalami kerapuhan atau masih kuat dalam pengecekan kolong harus benar-benar teliti dan hati-hati apakah ada bekas tambalan atau masih rapi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan oleh pengemudi. Untuk mengecek kaki-kaki seperti per atau shock breaker hanya dengan menekan bodi mobil.

Mengontrol Bodi Mobil

Dalam pengecekan bodi mobil tidak perlu bingung karena bodi mobil bisa kita lihat secara langsung, banyak orang yang paham akan dunia mobil maka mereka tiodak memerlukan waktu yang lama dalam proses pengecekan bodi mobil.

Yang paling diutamakan ialah kondisi Bodi Mobil yang masih utuh dan halus, lebih bagusnya jika mendapatkan bodi mobil yang masih menggunakan warna atau cat orginal. Mobil diesel saat ini mungkin sudah banyak mengalami garisan-garisan pada catnya.

Tetapi garisan yang ada pada mobil tidak terlalu di bingungkan, karena apabila terdapat garisan-garisan atau baretan yang ada pada mobil bisa dihilangkan menggunakan penghalus besi atau amplas, cara penghalusannya mudah yakni dengan digosok tipis-tipis dan berulang.

Mengontrol Kerangka Dan Penyambung

Dalam pengecekan kerangka hanya melihat bagian-bagian tertentu saja seperti pintu dan jendela yang lebih hati-hati kita perlu meneliti disela-sela pintu apakah ada kotoran yang aneh atau tidak kotoran tersebut bisa diakibatkan karena mobil sering menerobos banjir.

Mengecek kerangka kap mobil apakah sudah ada cacat seperti terkena mesin las, jika ada bekas mesin las maka kita harus tanyakan pada pemilik mobil apakah mobil tersebut di las akibat kecelakaan atau bukan.

Mengetuk bagian bodi mobil jika bunyi nya dengung maka bodi mobil tersebut sudah sering di dempul untuk menutupi luka yang ada di mobil.

Mengontrol Interior

Memastikan bahwa onderdil yang terpasang di mobil masih dalam kondisi bagus. Seperti halnya mengecek karet-karet yang berada pada sela-sela kaca mengontrol conditioner yang ada di dalam mobil apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak.

Mengontrol Setir, Gas, Rem Dan Kopling

Selain bodi-bodi yang ada dalam mobil setir juga harus diperiksa karena setir ialah salah satu pusat utama dalam menjalankan mobil. Hanya dengan memutar ke kanan dan ke kiri untuk mengontrol cara kerja steeringnya apakah masih normal atau tidak.

Harus lebih hati-hati jika mendengar suara yang berbeda dari mesin mobil pada umumnya. Mencoba masuk kan gigi transmisi jika masuk kan giginya masih mudah maka mobil tersebut masih dalam kondisi yang baik.

Mengontrol Kabel Dan Aksesoris

Memperhatikan kondisi kabel apakah masih rapi atau tidak karena kabel ialah arus listrik yang bisa membahayakan semua orang bila terjadi kendala. Aksesoris yang ada di dalam mobil tergantung pemiliknya menaruh aksesoris atau tidak jadi kita tidak terlalu khawatir akan adanya aksesoris.

Melihat Anomali Pada Asap Knalpot

Tidak seperti mobil yang berbahan bakar bensin, kendaraan diesel berusia tua mengeluarkan asap keabuan yang cukup paket. Dan sementara itu mobil bekas diesel yang sudah modern lebih ramah lingkungan karena dilengkapi dengan diesel particulate filter “DPF”.

Sebelum membeli, kalian sangat disarankan untuk melihat warna asap yang keluar dari knalpot mobil bekas tersebut. Jika warna yang keluar putih, itu berarti terdapat oli yang bocor di dalam ruang pembakaran. Hal ini termasuk dalam kerusakan yang cukup berat dan harus dihindari.

Demikianlah pembahasan mengenai Tips Membeli Mobil Bekas Bermesin Diesel semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

[su_spoiler title=”Baca Artikel Lainnya” open=”yes” style=”simple”]

[/su_spoiler]